Perbandingan Virtualisasi Proxmox vSphere dan Hyper-V

Perbandingan Virtualisasi Proxmox vSphere dan Hyper-V – Virtualisasi Adalah Teknologi Komputasi yang sangat populer saat ini, berikut perandingan virtualisasi penyedia layanan virtualisasi yang saat ini paling banyak digunakan oleh network Infrastruktur.

1. Perbandingan Virtualisasi Proxmox

Proxmox Virtual Environment atau yang biasa orang sebut PVE adalah sebuah software opensource yang mempunyai fungsi sebagai server virtualisasi dengan jenis native atau bare-metal hypervisor.

Proxmox berbasis dari teknologi KVM virtualization.proxmox

Beberapa point penting yang ada di PVE ini :

  • Berbasis Debian, untuk PVE versi 4.2 based on Debian jessie 8.4.
  • Mendukung hampir seluruh sistem operasi yang akan dijadikan guests (VMs).
  • PVE mempunyai kernel 4.4 pada versi PVE 4.2.
  • Mendukung chipset intel & AMD yang terbaru.
  • Manajemen yang mudah dengan menggunakan Web interface

Proxmox merekomendasikan hardware yaitu sebagai berikut :

  • Dual atau Quad socket server (Quad/Six/Hexa Core CPUs)
  • CPU processor harus 64bit (intel EMT64 atau AMD64)
  • Untuk mendukung secara penuh KVM, motherboard/processor diharuskan support virtualization (Intel VT/AMD-V).
  • Direkomendasikan 8GB RAM
  • Direkomendasikan HDD dengan kecepatan 15ribu rpm SAS, Raid10
  • Mempunyai 2 Gbit NIC.
Beberapa fitur dari PVE 4.2 yaitu sebagai berikut :
  • Complete Open Source Software, yang mana dibawah lisensi GPL
  • Integrasi manajemen GUI via web-based, yang mana tidak memerlukan plugin atau tool tambahan, tersedia juga VNC Console, mendukung SSL, dapat menghandle ribuan VMs, mendukung multiple authentication (MS ADS, LDAP, dll)
  • Terdapat Command Line Interface untuk advanced users
  • HA Cluster
  • Live migration without any downtime
  • Dapat full backup maupun restore dari VMs, dan juga terdapat fitur snapshot.
  • Mendukung bridged networking mode yang mana tiap host dapat di bridge hingga 4094, vlans, vSwitch, konfigurasi TCP/IP, dan juga mendukung IPv4/v6.
  • Terdapat fitur linked dan clone penus VMs.
  • Terdapat fitur Proxmox VE Firewall
  • 2 Factor authentication untuk high security, yang mana tersedia 2 tipe yaitu Time-based One Time Passwords dan Yub Key
Untuk pricing/lisensi berbeda dengan Hyper-V atau vSphere yang gratis tetapi ada trial/limitasi, pada PVE ini biaya lisensi full gratis.
tetapi jika ingin dukungan lebih Proxmox menyediakan 4 paket mulai dari yang community hingga premium
2. Hyper-V By Microsoft

Hyper-V termasuk kedalam software virtualisasi dengan jenis native hypervisor.hyperv Hyper-V terdiri dari 2 produk, yaitu standalone yg biasa  disebut Hyper-V Server (Hyper-V Server 2012, Hyper-V Server 2008, dll) dan Hyper-V role yang bisa diinstal pada sistem operasi windows

Loh kok kalau mau install Hyper-V ini harus ada windows-nya dulu?bukannya itu sama aja seperti hosted hypervisor?

Jadi setelah Hyper-V role di install pada windows, nah si windows tersebut otomatis di convert menjadi seperti VM dan Hyper-Vnya menjadi host sehingga Hyper-V berada di parent partition atau root partition, karena root partition itulah, Hyper-V dikatakan sebagai native/bare metal hypervisor.

Beberapa yg harus diketahui sebelum memakai Hyper-V ini :

  • Sistem operasi (guests) yang dapat dijalankan oleh Hyper-V :
    • Windows XP Pro SP2, XP Pro SP3, Vista SP2, 7, 8, 8.1, 10 edisi Pro dan Enterprise.
    • Windows server yaitu Windows Server 2003 R2, 2003 SP2, 2008, 2008 R2, 2012, dan 2012 R2 dan juga Windows Home Server 2011, dan Windows Small Business Server 2011 Essentials and Standard.
    • Linux CentOS, RedHat Enterprise Linux (RHEL), SUSE Linux Enterprise Server (SLES) 11, dan Ubuntu
    • FreeBSD
  • Hyper-V dapat berjalan pada windows server 2008, 2008 R2, 2012, 2012 R2
  • Hyper-V juga dapat berjalan pada windows 7, 8, 8.1, 10 versi pro dan enterprise
  • Hyper-V hanya dapat berjalan pada Windows 7, 8, 8.1, 10 edisi 64-bit (x64)
  • RAM haru lebih dari 4GB
  • BIOS harus mendukung Hardware Virtualization

Beberapa fitur yang ada di windows server 2012 Hyper-V yaitu :

  • Installasi yang mudah, yaitu hanya dengan mengaktifkan role Hyper-V
  • Pada Hyper-V ini dapat menggunakan 4TB RAM per host, 64 CPU per VM, 1 TB RAM per VMs, 1024 VMs per host, 8000 VMs per cluster, dan 64 TB VHDX (Hyper-V Virtual HDD)
  • Dapat memindahkan memory dan storage VM yang sedang berjalan dari 1 host ke host yang lain walaupun tidak menggunakan shared storage.
  • Dapat menjalankan semua (unlimited) VMs secara bersamaan.
  • Terdapat fitur network monitoring, network troubleshooting, yang bisa dilihat pada opsi virtual network.
  • Dapat membackup VMs dari host ke host untuk disaster recovery.
  • Dapat menambahkan maupun mengurangi memory pada VM.

Untuk masalah lisensi, sebenarnya software Hyper-V ini gratis yang bayar hanya sistem operasi windows-nya saja baik itu host maupun guests. Penjelasan singkatnya seperti ini

  • Jika kita menggunakan windows client (bukan server) sebagai host dan akan menginstall VM Windows server pada Hyper-Vnya maka akan dibutuhkan lisensi Windows server tersebut.
  • Tetapi jika kita menggunakan windows server sebagai host ada fleskibilitas untuk masalah lisensinya contohnya
    • 1 Windows Server 2012 Standard sebagai host, dapat menjalankan 2 Windows Server Standard sebagai VMs.
    • 1 Windows Server Datacenter sebagai host, dapat menjalankan unlimited Windows Server Standard sebagai VMs.
  • Terus misalkan si guest nya menggunakan linux bagaimana? jadi Hyper-V itu tidak peduli seberapa banyak anda menjalankan VMs yg menggunakan sistem operasi linux/freebsd, tapi jika sistem operasi VM tersebut adalah windows maka harus mengikuti ketentuan di atas.

 

3. vSphere By VMware
vSphere adalah sebuah produk software suite dari VMware, produk tersebut berisi VMware ESXi, vSphere client, vCenter, dll. VMware ESXi adalah produk dalam vSphere yang berguna untuk virtualisasi. perbandingan virtualisasi
Sama seperti Hyper-V, ESXi ini termasuk kedalam jenis native hypervisor yang berarti diinstal langsung pada mesin.
vmware
vSphere mempunyai 3 jenis paket, yaitu tipe Standard, Enterprise, dan Operations Management Enterprise Plus, untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di link ini, tetapi jika ingin mencoba (trial) saja bisa juga di download secara gratis di sini (signup terlebih dahulu)

Beberapa yang haru diketahui sebelum memakai ESXi ini, yaitu :

  • VMware ESXi mendukung hampir seluruh banyak sistem operasi, jika ingin tahu bisa di cari di web atau di sini
  • Untuk ESXi 4.0 keatas hanya bisa diinstal dan dijalankan pada 64bit CPUs / processors
  • Untuk ESXi 5.0 keatas membutuhkan CPU minimal 2 cores
  • RAM Minimal 2GB
  • Untuk menginstal VM 64bit, host diharuskan mengaktifkan hardware virtualization (Intel VT-x atau AMD RVI)
Berikut beberapa fitur yang terdapat di vSphere 6.0
  • Skalabilitas ESXi, mendukung clustering hingga 64hosts, dapat menjalankan 8000 VMs per cluster, 480 Logical CPUs, 12TB RAM per host, 1024 VMs, 128 CPU per VM, dan 4TB RAM per VM, selain itu juga mendukung hot-add RAM, USB 3.0 dll.
  • Mendukung teknologi Nvidia GRID (vGPU dan vDGA), yaitu teknologi dimana VM dapat menggunakan VGA Nvidia langsung ke hardware tanpa melewati Hypervisor.
  • Skalabilitas vCenter, mendukung hingga 1000 hosts dan 10.000 VMs. Dan juga mendukung PostgreSQL database.
  • Terdapat vSphere App HA (High Availability).
  • Terdapat vSphere Web Client, yang mana dapat untuk memanajemen vCenter ataupun ESXi melalui web client.
  • Terdapat vMotion yang mana dapat migrasi VMs secara langsung (live migration) melalui virtual switches, vCenter, dan dengan jarak hingga 150ms RTT.
  • Terdapat vSphere Replication yang mana dapat menduplikasi (backup) VM apabila terjadi bencana (Disaster Recovery).

Sumber: fauzanooor.id

2 tanggapan untuk “Perbandingan Virtualisasi Proxmox vSphere dan Hyper-V

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *